Beberapa orang mengatakan desain blogku yang saat ini bagus. Hehe. Aku pun menyukainya.

Aku lupa bagaimana awal mulanya temanku, Putut Heru Susilo (atau biasa dipanggil Pe), menawarkan diri untuk mendesainkan blogku. Sepertinya waktu itu aku juga antusias karena mengenalnya sebagai website dan logo designer. Di tengah kuliah S1nya semester kesekian belas dan memasuki sibuk-sibuknya skripsi serta mengejar ketinggalan beberapa mata kuliah di sebuah kampus di Malang, aku merepoti dia dengan meminta me-redesain blogku. Bukannya apa-apa, aku hanya bosan mengganti tampilan yang terbatas pada template yang tersedia di blogger.com saja. Aku menemukan beberapa tampilan blog yang serupa pada beberapa orang, dan memang mereka hanya memakai template yang itu-itu juga.

Pertemuanku dengan Nina Van Poll (baca: Nina Vhong Pho) berawal dari ketika melihatnya gegoleran sendirian di sofa penginapan dan tetiba terpikir untuk mengajaknya ngopi bareng malam itu, Jumat 28 April 2017, saat aku berkunjung ke Aceh. Tak dinyana, dia menyambut dengan baik.

Sebelumnya, aku bertanya ke dia, sedang apa? Apakah menunggu seseorang? Dia bilang, sedang cari koneksi wi-fi saja dan tidak sedang menunggu siapa-siapa.

Nina dari Holland alias Netherland alias Deutch alias Belanda. Kami berangkat menuju Kedai Kopi Solong, Banda Aceh, salah satu warung kopi yang direkomendasikan teman-teman. Aslinya aku ini bukan peminum kopi. Cuma penasaran saja dengan kepopuleran kedainya. Dan katanya, kopi Aceh itu enak. Bah! Bahkan aku tidak bisa membedakan apa enaknya kopi ini dan itu. Haha...