Huah.
Kurebahkan tubuhku di atas kasur kecilku.
Sudah malam, hampir jam 24.00.
Kutelisik di balik kerai-kerai jendela kacaku,
Berusaha memandang apa yang ada di luar.
Gelap. Sepi.
Pemandangan terbatas karena ada tembok setinggi 4 meter di sebelah kamarku.

Aku penasaran,
Ku longokkan kepalaku mendekati jendela hingga hampir terantuk kaca.
Aku mencari BULAN.
Bulan yang sama yang selalu kupandangi setiap malam.
Yah tentunya kecuali saat mendung atau hujan menderas.
“Ah, itu dia!” seruku dalam hati.
Ada bulan di atas sana.
Bulan itu tetaplah sama. INDAH. Dan selalu INDAH.

sumber: www.google.com

Assalamu’alaikum

Wazzap guys? Nice, huh? :)
Kali ini mau posting sesuatu yang beda ah. Biasanya kan narsis-narsisan ngomongin tentang diri sendiri ya? Nah ini aku mau “nggosipin” temen-temenku nih.

As you know, aku sekarang lagi ngelanjutin sekolah di Unair jurusan Psikologi, atau biasa temen-temen nyebutnya MaproPsi (Magister Profesi Psikologi). Aku ambil mayoring (peminatan) Psikologi Industri/ Organisasi atau disingkat PIO.
Seangkatanku ada 14 orang ekor butir makhluk UNIK yang ambil mayoring PIO. Jadi bisa dibayangin, gak sebanyak kalo kita pas kuliah S1 kan jumlah mahasiswanya? Jadi kelas kecil gitu deh. Emang disengaja, biar belajarnya lebih intensif dan (semoga) efektif *ceileeee*

Di depan Rumah Sakit Unair yang baru itu lho (kampus C Mulyorejo)

Assalamu'alaikum

Woohoo... (lagi-lagi) aku jadi blogger yang murtad *meminjam istilahnya Raditya Dika* #merasa bersalah
Kayaknya udah 2 bulan lebih deh gak nulis di blog.
Actually so many things happened in these two months. Huoh.
Dari kemaren-kemaren pengen nulis, tapi setan-setan membisikkan kemalasan kepadaku *nyalahin setan, lagi*

Assalamu'alaikum

Aanndd, this is it! Beberapa fakta tentang diri pribadiku yang (seingetku) belum pernah aku publikasikan (kecuali kalo ada yang udah pernah denger ceritaku ya) :D

Fakta 1. Ibuku dulu pengen banget ngelahirin aku tanggal 1 Oktober, biar sama kayak Hari Kesaktian Pancasila. Karena aku gak mbrojol juga, akhirnya tanggal 2 Oktober jam 01.00-an malem aku baru lahir.

Fakta 2. Sewaktu bayi, aku gak pernah mau minum susu kaleng (minum dari dot). Alhasil, kalo ibuku lagi ngantor, aku puasa minum, ato maunya hanya air putih. So sad :-( Dan kompensasinya, aku minum ASI sampe 4 tahun dan baru berhenti pas ada rekreasi TK nya mbakku, aku dan ibuku ikut, dan ibuku bilang, “Dek, ibuk malu lho sama temen-temennya mbak kalo sampeyan mimik ibuk terus. Mimik dari gelas ini ya!” Dan voila… aku bisa terbebas dari minum ASI sejak saat itu :D
No "dot" in my life's dictionary. Owh :(

Assalamu’alaikum

Seperti halnya aku, mungkin juga kamu semua gak punya waktu buat “ngurusin” orang lain, kan? Oh bukan, bukan “membuat kurus” orang lain, tapi “mengurus urusan” orang lain. Dalam bahasa Indonesia, istilah “ngurusin” ini sebenarnya… mmm… ah oke, kebanyakan sotoy-nya ini!

So, kenapa kamu mau nulis tentang pribadimu disini, Fatma? Bukannya orang lain juga gak peduli tentang siapa kamu itu dan semua tetek bengek nya?
Emang sih, ada orang bijak bilang bahwa
"Orang lain gak akan peduli sama elo sebelum elo ngelakuin hal yang bermanfaat buat orang lain, ato elo berbuat sesuatu yang orang lain bisa inget terus sama elo!"
Ah ya, mungkin yang ngomong begini orang Jakarte :D