Rating 4/5. Ini buku @andreahirata__ pertama yang kubaca tuntas. Dulu sempat membaca beberapa halaman Laskar Pelangi dan urung melanjutkan karena sudah keduluan nonton filmnya. Apalagi setelah itu Sang Pemimpi dan Edensor juga rilis di bioskop. Novel dengan tiga alur yang berbeda, yang membuat bingung di awal. Baru setelah halaman 80an ke atas, aku mulai bisa menikmati pelintiran-pelintiran ...
Review Novel: NADIRA (Leila S. Chudori)
Rating 4/5. Buku pertama Leila S. Chudori yang kubaca. Pasti setelah ini kupertimbangkan untuk membaca novelnya yang lain berjudul Pulang. Sejak tahu Leila adalah wartawati majalah berita Tempo dari 1989 hingga sekarang, sudah kuduga sosok Nadira yang menjadi sentral cerita ini tak jauh2 dari kehidupan asli dia. Leila yang pernah kuliah di Victoria, Kanada, barang tentu fasih sekali ...
Selasa, 14 Maret 2017. Selepas shalat Dhuhur jam 14.00 WIT, perut saya keroncongan. Sebetulnya sudah ngantuk dan lelah dengan senam jantung soal penginapan yang ternyata terletak di Lorong Arab, sebuah gang sempit yang tidak kearab-araban sama sekali di Ambon, Maluku. Namun waktu menuju senja masih panjang. Rugi rasanya jika hanya dihabiskan untuk tidur di penginapan. Dengan menahan ...
Jujur, perasaan saya campur aduk saat membayangkan akan jalan-jalan sendirian satu setengah hari berikutnya di pulau yang baru kali pertama saya injak, tanpa saudara tanpa teman. Mules-mules sedap. Sejak semalam sebelumnya, saya sudah sibuk selancar di internet penginapan murah di Ambon Kota, yang berjarak sekitar 30 menit perjalanan darat dari Teluk Ambon tempat kami menginap ...
Ini surat ke sekian puluh yang aku tuliskan tentang kita// Tentang dua orang sahabat/ yang terus bertumbuh dari tahun ke tahun// Soal bahagia/ sedih/ luka/ duka dan ketawa// Tentang engkau yang menua/ IBU// Dan aku yang mendewasa// Dan dua sahabat itu/ adalah kita// Aku teringat kemarin/ saat akan pergi bekerja// Engkau menangkupkan kedua tanganmu menengadah ke atas// Meminta Tuhan ...
"Biadab!" makiku dalam hati ketika mendengar kasus semacam ini, untuk kesekian kalinya. Hatiku tercabik karena kejahatan kepada sesama manusia terus terjadi. Ketika kulihat sorot mata anak 5 tahun itu dan ibunya, yang kulihat hanyalah kepedihan tak terperi. Dan ini, aku, di sini, harus melakukan sesuatu. Atas nama Tuhan yang Maha Memberi Kekuatan dan Kemampuan, aku berdoa untuk semua. ===== Liburan semester akan segera berakhir. Tapi justru hati rasanya masih kebat-kebit dengan hal-hal yang menggelisahkan. ...
Diskusi Internasional
Siang ini aku berkesempatan menghadiri sebuah diskusi internasional bertajuk "Interfaith Tolerance in Thailand and Indonesia" di Universitas Darul Ulum, Jombang. Sebetulnya bukan tema-ku banget. Hanya saja dengar kata 'interfaith', aku langsung teringat dengan kata-kata pak Maufur, temanku dosen. Beliau kapan hari ke Amerika dan besok September ke Oslo, Norwegia. Aku bilang ingin juga academic trip seperti itu, dan beliau mengatakan tidak harus dalam rangka penelitian kalau ke luar negeri, tapi ...
Catatan 13 Ramadhan 1438 H: JANGAN MEMINTA OLEH-OLEH (2)
Ini adalah lanjutan dari tulisan berjudul sama sebelumnya, tentang mengapa alasanku tidak selalu membawa oleh-oleh ketika pergi. Tentang bagaimana situasi, kondisi, pikiran, dan perasaan memengaruhi pengambilan keputusan diri untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Dan tentang, hidup kita yang tidak perlu selalu membahagiakan orang lain, jika membuatnya tidak sedih saja sudah cukup. DIKIBULI ...
Seringkali aku tidak bisa berbicara ketika ditanya, “Mana oleh-olehnya?” setelah pulang dari bepergian. Entah mengapa, seolah seseorang yang pergi (untuk urusan apapun) wajib membawakan oleh-oleh berupa barang atau makanan bagi yang tidak pergi. Padahal, bepergian bukanlah sesuatu yang amat mudah dijalani. Ada lika-likunya tersendiri. Tentu bepergian dengan agen perjalanan dan bepergian ...
Setelah semua yang terjadi berbulan-bulan ini, Saatnya memberi jeda sejenak pada ruang hati yang penuh berpeluh. Bulan-bulan sarat tantangan, jika tak boleh mengatakan sebagai tanggung jawab yang terbeban. Pelajaran baru, belajar hal-hal baru. Menghadapi orang baru, dengan karakter mengejutkan dan tak jarang membuat mengelus dada. Protes sana-sini, keluhan sana-sini, salah paham sana-sini, ...
Catatan 4 Ramadhan 1438 H: DESAIN BLOG
Beberapa orang mengatakan desain blogku yang saat ini bagus. Hehe. Aku pun menyukainya. Aku lupa bagaimana awal mulanya temanku, Putut Heru Susilo (atau biasa dipanggil Pe), menawarkan diri untuk mendesainkan blogku. Sepertinya waktu itu aku juga antusias karena mengenalnya sebagai website dan logo designer. Di tengah kuliah S1nya semester kesekian belas dan memasuki sibuk-sibuknya skripsi serta mengejar ketinggalan beberapa mata kuliah di sebuah kampus di Malang, aku merepoti dia dengan meminta ...
Pertemuanku dengan Nina berawal dari ketika melihatnya gegoleran sendirian di sofa penginapan dan tetiba terpikir untuk mengajaknya ngopi bareng malam itu, Jumat 28 April 2017, saat aku berkunjung ke Aceh. Tak dinyana, dia menyambut dengan baik. Sebelumnya, aku bertanya ke dia, sedang apa? Apakah menunggu seseorang? Dia bilang, sedang cari koneksi wi-fi saja dan tidak sedang menunggu siapa-siapa. Nina dari Holland alias Netherland alias Deutch alias Belanda. Kami berangkat menuju Kedai Kopi ...
“Ibnu,” katanya tanpa menoleh ke arahku. Aku memandang wajahnya di keremangan malam setengah pekat. Hanya lampu teplok yang membuat siluet tubuhnya pada pagar rumah. Ah, keterlaluan sekali. Lelaki ini bertahun-tahun melintas di depan rumah, tapi bahkan aku baru tahu namanya malam ini. Tubuhnya mungil, jika tidak disebut kurus dan pendek. Parasnya masih sama dengan 20 tahun lalu ketika ia mengaku pertama kali menyisir kampung ini. Mungkin sekarang sudah bertambah tiga-empat kerutan di sekitar ...
Aku melongok melalui jendela rumah, apa suara ribut di depan. Kudengar suara dua sabetan dan kemudian seorang anak menangis tergugu sambil mengusap-usap kepalanya. Oh! Aku spontan menutup mulut ketika melihat seorang ayah memukulkan topi yang tadinya dikenakan kepada seorang anak lelaki gembul yang sedang bermain di taman bacaku. Tak lama kemudian, suara makian yang tak jelas pun meluncur lancar dari mulut si bapak. Ibuku yang juga kaget juga bergegas keluar dari rumah. “Pak, pak, wonten napa ...
Perempuan itu menengadah pada langit yang basah. Rasa-rasanya sudah bertahun berlalu sejak ia mengenali wajah hujan yang megah. Ditutupkan matanya menikmati angin yang semilir menerpa ujung bajunya yang merah. Dingin tapi lubuknya gerah. Pada suatu masa, perempuan itu pernah menantang Tuhan dengan pongah di atas sajadah tergenang air mata. Jika saja apa-apa yang melekat pada tubuhnya, yang dimilikinya, yang dilakukannya menyebabkan fitnah yang menyakitkan, ia meminta Tuhan untuk mengambilnya saja. ...